• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


"Manisnya" Laba dari Manisan Segi Delapan Ini

Minggu, 04 Februari 2018 | 02:22 WIB
Merry, pemilik toko Sinar Surya Snack menunjukkan manisan segi delapan (ditangan Kanan) dan kue satu (ditangan kiri). (Foto : Yodea Putri/Klikbabel.com)

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Selain pernak-pernik, tidak afdol jika perayaan tahun baru China tanpa dilengkapi dengan makanan khas imlek. Salah satunya ialah makanan yang manis. Salah satu warga Tionghoa yang merupakan pemilik dari toko Sinar Surya Snack, Merry menjelaskan dalam tradisi Imlek, makanan yang manis memang menjadi sebuah keharusan dengan harapan agar dalam setahun ke depan semuanya terasa manis dan membawa banyak keberuntungan. 

Manisan segi delapan ini contohnya, yang biasa berisi manisan buah yang dikeringkan dan juga berbagai macam camilan manis. "Untuk isinya yaitu ada siamoy, patkok buah, lamlam, jeruk lingkip, blueberry, dan manisan lainnya," kata merry saat ditemui klikbabel.com, Sabtu (3/2/2018).

Merry juga mengaku, sebagai pedagang musiman, manisan yang ia tawarkan selalu habis diburu oleh masyarakat tionghoa yang akan menyambut perayaan imlek. Kisaran harga manisan itu pun dibanderol tidak terlalu mahal, berkisar Rp15 ribu hingga Rp100.000 sesuai dengan ukurannya. "Manisan segi delapan ini pun hanya dijual jelang imlek saja, kalau hari biasa tidak kami jual," terangnya.

Merry juga mengaku laba yang dia dapatkan dalam menjual makanan khas imlek tersebut pun meningkat 99 persen dibandingkan hari biasanya. "Jauhlah jika dibandingkan hari biasa, namun tidak hanya manisan. Kue satu pun banyak diburu masyarakat tionghoa untuk menyambut imlek tiap tahunnya," pungkas Merry.

loading...
loading...


Penulis  : Yodea
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com