• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Jelang Imlek, Masyarakat Tionghoa Berburu Buah Impor

Selasa, 30 Januari 2018 | 15:39 WIB
Salah satu lapak yang menjual buah-buahan segar yang berada jalan Soekarno Hatta, Pangkalpinang. (Foto : Yodea Putri/Klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Jelang perayaan Imlek yang jatuh pada 16 Febuari 2018 nanti, warga keturunan Tionghoa saat ini mulai menyiapkan berbagai kebutuhan untuk perayaan spesial mereka, salah satunya membeli buah-buahan tertentu yang menjadi hidangan wajib saat merayakan Imlek seperti jeruk Mandarin, apel Fuji, pir hijau, pir Korea, anggur dan sebagainya.

Sementara itu, pedagang buah segar yang beralamat di jalan Soekarno Hatta, Pangkalpinang, Ko Andreas mengaku peningkatan penjualan akan dirasakannya setelah H-7 dari perayaan Imlek. "Saat ini masih bisa seperti biasanya lah, mungkin pas H-7. Kenaikan pendapatan dapat menyentuh 50 persen dari hari biasanya," sebut Ko Andreas kepada klikbabel.com, Pangkalpinang, Selasa (30/1/2018).

Andreas juga mengatakan, jelang perayaan Imlek ini, warga Tionghoa lebih memburu buah-buahan impor dibandingkan dengan buah lokal.
"Buah Imlek untuk orang Tionghoa yang digunakan untuk sembahyang bukan buah lokal tapi buah impor dan kualitasnya memang bagus," kata Andreas.

Terkait buah impor, Andreas menjelaskan buah tersebut didatangkan langsung dari negara luar yakni Amerika Serikat, Australia, Korea, China dan Selandia Baru. "Untuk harganya pun mulai dari 35 ribu Rupiah per kilogram hingga 60 ribu Rupiah per kilogram dan saat ini harganya masih stabil," jelas Andreas. Andreas juga menilai prospek penjualan buah kedepan masih bisa berkembang baik, dan menurutnya yang terpenting ialah mempunyai berlangganan setia.

Loading...


Penulis  : Yodea
Editor    : Rangga
Sumber : Klikbabel.com