• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Gelombang Tinggi, KSOP Tunda Keluarkan SPB Kapal

Sabtu, 13 Januari 2018 | 16:49 WIB
Kepala KSOP Pangkalbalam, Izuar saat diwawancarai wartawan.(Foto : Ruci Chandra/Klikbabel.com)

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Berdasarkan prakiraan cuaca pelayaran dari BMKG tentang perkiraan harian tinggi gelombang, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkalbalam tidak mengeluarkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB). 

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkal Balam, Jalan Yos Sudarso Pangkalpinang No.UM.003/I/07/KSOP. Pkblm-18 berdasarkan prakiraan cuaca pelayaran dari BMKG pada tanggal 11 Januari 2018 tentang perkiraan harian tinggi gelombang. 

Kepala KSOP Kelas IV Pangkalbalam Izuar, menegaskan bahwa dalam rangka mencegah terjadinya kecelakan kapal mengingat perkiraan cuaca yang berdampak tinggi gelombang sesuai perkiraan cuaca pelayaran dari BMKG, meminta kepada seluruh operator kapal khususnya nakhoda kapal agar untuk menunda melakukan pelayaran.  

“Dengan kondisi cuaca yang membahayakan keselamatan kapal, maka kami menunda penerbitan SPB untuk kapal ukuran tertentu dimulai tertanggal 12-14 Januari 2018 sampai kondisi cuaca terbilang aman. Yang mana terutama kapal yang keluar dari perairan pelabuhan Pangkalbalam yang akan melintasi perairan utara Pangkalpinang, selat Gelasa, perairan barat Lampung, Batam, Pulau Lingga, selat Karimata, laut Jawa, Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, dan juga perairan Kepulauan Seribu," ungkap Izuar.  

Terkait hal itu, dirinya mengatakan agar sebelum melakukan keberangkatan kapal, minimal sekurang-kurangnya 6 jam sebelum melakukan pelayaran, atau berlayar harus memperhatikan dan memantau perkiraan dan kondisi cuaca serta melaporkan kondisi keberangkatan kepada pihak KSOP pada saat pengajuan SPB atau izin shifting keluar. 

Tidak hanya itu, apabila ada yang melakukan pelayaran nakhoda diwajibkan melaporkan kondisi selama diperjalanan di laut kepada pihak Stasiun-Stasiun Radio Pantai (SROP) terdekat agar dicatat dalam log book yang ada. "Hal ini diupayakan apabila didalam perjalan kondisi kurang baik semua dapat terpantau dengan baik dengan mengetahui kondisi serta posisi kapal. Terpenting selalu melaporkan kondisi kapal kepada pihak KSOP dan SROP terdekat," imbau Izuar.

loading...
loading...


Penulis  : Ruci
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com