• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Tak Sampai 30 Menit Rumah Warga Serdang Ludes Dilalap Api

Jumat, 12 Januari 2018 | 22:37 WIB
Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bangka Selatan saat berupaya memadamkan api yang melalap rumah Maryono alias Ayol, warga desa Serdang, Basel.(Foto : Wiwin Suseno/Klikbabel.com)

Klikbabel.com,Toboali - Kebakaran rumah kembali menimpa warga kecamatan Toboali. Kali ini rumah Maryono alias Ayol (32) warga desa Serdang kecamatan Toboali ludes dilalap si Jago merah, Jum'at malam (12/1/2018). Menurut Fang-Fang (34) warga desa Serdang yang turut serta membantu memadamkan api, kobaran api sangat besar sehingga susah dipadamkan, namun warga tetap berusaha memadamkannya dengan peralatan seadanya.

Ia menjelaskan tak kurang dari 30 menit rumah tersebut sudah habis terbakar sebelum akhirnya mendapat bantuan dari mobil kebakaran dari Damkar Bangka Selatan (Basel) hingga bisa menyelamatkan rumah yang ada di kiri kanannya. Salah seorang petugas Damkar Basel mengatakan, setelah mendapat informasi dari warga, Damkar Basel langsung menerjunkan 3 unit mobil Damkar dengan dipimpin langsung oleh 3 Danton yakni Danton Ari Hendrawan Danto Rino M Sunarno, dan Misran.

"Tak kurang dari 30 menit rumahnya sudah habis terbakar sampai kedepan pak. Apinya besar sekali warga jadi kewalahan untuk memadamkannya. Alhamdulillah kemudian datang mobil Damkar dari Toboali sehingga rumah yang disebelahnya bisa diselamatkan," jelasnya kepada wartawan.

Kepala Desa Serdang, Apendi yang juga turut serta memadamkan api tersebut mengatakan, dirinya tidak tahu pasti apa penyebab rumah warganya terbakar karena saat itu kondisi rumah tersebut dalam keadaan kosong. "Belum tahu pasti apa penyebabnya. Saat itu Ayol sedang bekerja di Tepus dan istrinya bersama kedua anaknya sedang berkunjung ke rumah orang tuanya di kampung kami juga. Tiba-tiba kobaran api sudah membesar apalagi bagian belakangnya semi permanen. Melihat kobaran api yang besar istrinya langsung pingsan namun warga terus berusaha membantu memadamkan apinya," jelasnya.

Menurutnya, pihak Pemdes Serdang akan membantu warganya yang mengalami musibah kebakaran tersebut, namun ia juga berharap adanya bantuan dari pihak Pemerintah Kabupaten melalui dinas terkait.

Menurut Erwin (33) rekan korban yang saat itu sedang bersama korban mengatakan, saat itu korban sedang bersama dirinya di desa tepus untuk bekerja TI, namun kemudian setelah menerima telepo, korban langsung menangis dan menceritakan bahwa kakak korban mengabarkan rumahnya terbakar. "Rencananya kami mau bermalam di Tepus karena besoknya kami mau kerja TI lagi. Namun setelah Ayol menerima telepon dari abangnya, dia langsung nangis dan memberitahukan kepada saya bahwa rumahnya mengalami musibah kebakaran, jadi kami langsung bergegas pulang. Pas kami sampai warga sudah ramai dan rumahnya tinggal arang," jelasnya.

Sedangkan Camat Toboali Jusvinar yang berada di lokasi kebakaran mengatakan, dirinya bersama Kades Serdang sudah melakukan pendataan sebagai laporan ke pihak dinas terkait. "Saya bersama pak Kades sudah melakukan pendataan warga yang mengalami musibah kebakaran untuk selanjutnya akan kami serahkan ke pihak dinas terkait," ungkapnya.

Marsuri, Kabid Dayasos Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPPPAPMD) Basel seijin kepala DSPPPAPMD di lokasi kebakaran bersama Tagana Basel menegaskan pihaknya akan segera menurunkan bantuan awal sesuai dengan standar bantuan dari kementerian. "Insya Allah besok akan ada bantuan baper stok, sandang pangan sesuai standar kementrian. kemudian selanjutnya akan dipelajari lagi. biasanya kalau anggaran memumgkin ada bantuan BBR (bahan bangunan rumah), kita juga nanti  akan menghadap pimpinan untuk melaporkan kondisi ini, mudah-mudahan ada solusi karena kondisi ini darurat untuk membantu masyarakat  yang mengalami bencana sosial," tegasnya.

loading...
loading...


Penulis  : Wiwin
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com