Klikbabel.com


Ombudsman Babel Pantau Harga Beras Di Pasaran

Rabu, 10 Januari 2018 | 14:26 WIB Dibaca sebanyak 248 kali
Kapala Ombudsman RI perwakilan Babel, Jumli Jamaludin saat melakukan pantauan harga Sembako (Ruci/Klikbabel.com)

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Bangka Belitung (Babel) pantau ketersediaan pasokan dan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium dan premium yang dijual oleh pedagang di pasar, minimarket, dan toko di Pangkalpinang.  

Adapun lokasi pemantauan tersebut yakni diantaranya di pasar induk, mini market, toko, dan di gudang Bulog Selindung. Tidak hanya itu Ombudsaman juga langsung melakukan koordinasi dan melakukan konfirmasi langsung kekepada Kepala Bulog Subdivre Bangka di Kantor Perum Bulog Subdivre Bangka di Pangkalpinang.  

Dalam pantaun yang sudah dilakukan sejak Senin, (7/1/2018). Kapala Ombudsman RI perwakilan Babel, Jumli Jamaludin mengatakan hasil dari pantauan di lapangan bahwa harga ketersediaan beras premium merek swasta di toko-toko kelontong dan pengecer pasar tradisional atau di pasar induk Pangkalpinang masih tergolong relatif kondusif dan stabil.

"Pantauan tim Ombudsman di gudang Bulog di Selindung, pasokan beras medium di gudang bulog cukup stabil dan kondusif," ujarnya, Rabu (10/1/2018). 

Jumli menjelaskan, berdasarkan pengakuan para pedagang, harga beras premium swasta yang diecer di toko-toko kelontong di pasar induk rata-rata masih di bawah HET yang diatur Pemerintah yakni Rp13.300 per kilogram. Sedangkan untuk harga beras medium swasta juga dijual rata-rata di bawah HET yang diatur pemerintah yakni Rp9.950 per kilogram. "Hanya ada kita temukan di salah satu minimartket yang menjual harga beras medium maupun premium di atas HET yang telah di tetapkan pemerintah," akunya.  



Penulis  : Ruci
Editor    : Rangga
Sumber : Klikbabel.com