Klikbabel.com


Fatah : Sambut Hari Jadi Babel, Fokus Penguatan Pangan

Selasa, 14 November 2017 | 14:46 WIB
Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah (empat dari kiri) bersama Forkopimda berfoto pada acara diskusi HUT Babel ke-17.(Foto : Ramandha/Klikbabel.com)

Klikbabel.com,Sungailiat - Diskusi dalam rangka menyambut hari jadi Provinsi Bangka Belitung, digelar Selasa, (14/11/2017)  pagi di gedung Sepintu Sedulang, Sungailiat, kabupaten Bangka. Dalam diskusi tersebut juga dihadiri oleh para tokoh Babel, unsur Forkopimda dan lainnya.

Dengan tema "Mewujudkan Kedaulatan Pangan dan Penguatan Hasil Perikanan melalui Inovasi Agropolitan dan Pengelolaan Hasil Perikanan", diharapkan diskusi tersbut dapat memberikan serta memunculkan solusi terkini dalam membangun Babel.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah saat memberikan sambutan. "Meningkatkan daya saing, meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah tujuan utama saat provinsi ini berdiri. Maka dari itu, mari kita bersama mewujudkan kesejahteraan masyarakat Babel ini," jelasnya.

Fatah mengatakan, di usia Babel yang memasuki 17 tahun, banyak pembenahan dari berbagai sektor, terutama keinginan Pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan serta selanjutnya Babel diharapkan dan harus menuju kedaulatan pangan. "Membangun ketahan pangan di Babel masih dalam perjalanan, dan kita masih di garis itu. Saat ini kita harus berupaya dalam rangka meningkatkan tahap dari ketahanan pangan hingga menjadi berdaulat atas pangan," ujarnya.

Dilanjutkannya lagi, Pemprov Babel sampai saat ini juga sedang berupaya dalam menguatkan ketahanan pangan di Babel, sehingga proses menuju kedaulatan pangan tidak mustahil. Salah satu upaya Pemerintah tersebut adalah melakukan intervensi pasar dengan melakukan gerakan-gerakan melalui satuan tugas (Satgas) pangan. 

"Kegiatan satgas pangan diwajibkan bergerak dalam moment-moment, seperti hari hari besar keagamaan. Kegiatan mereka seperti mengundang distributor-distributor untuk menyepakati harga yang merakyat kepada masyarakat, atas barang yang mereka perjualbelikan, agar masyarakat tidak sangat terbebani," tutupnya.



Penulis  : Kms.Ramandha
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com