• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Perpanjang Izin KM Kamila, Syahbandar : Jangan Salahkan Kami!

Rabu, 25 Oktober 2017 | 11:03 WIB
Kasi Kesyahbandaran KUPP Manggar, Panhidi.(Foto : Suharli/Klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com,Manggar - Kesyahbandaran di KUPP Kelas 1 Manggar langsung mengeluarkan surat izin bergerak atau surat olah gerak kapal KM Kamila dengan nomor surat KL.202/II/II/UPP.Mgr-17. yaitu memberikan izin kepada KM SETIA USAHA/ TK. KAMILA dibawah agent PT Paluansa Kkamal Maritim, Selasa (23/10/2017). Dikeluarkannya surat izin tersebut berdasarkan pengajuan perpanjangan oleh pihak kapal pada hari itu juga. 

"Kemarin, (Senin, 23/10/2017, red), mereka sudah ngajukan, langsung kita proses. Kami hanya melakukan itu, olah gerak kapal, bukan masalah penambangan. Selagi mereka safety, menurut peraturan perundang-undangan tidak boleh kami menolak. Kita yang celaka. Kalau mau dipermasalahkan dari hulu, otomatis kalau hulu di stop dak akan ngalir, otomatis hilirnya ini stop juga," terang Kepala Seksi (Kasi) Kesyahbandaran Manggar, Panhidi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/10/2017). 

Panhidi menyebutkan masa berlaku izin tertanggal 24 Oktober hingga 21 November 2017. "Kami keluarkan izin sampai tanggal 21 November. Karena tanggal 21 mereka harus dok. Ketika mereka dok, tidak kami berikan. Karena dokumen mereka expire," cetus Panhidi.

Ia menyayangkan tentang adanya polemik yang beredar terkait surat yang mereka terbitkan, menurutnya persoalan ini sudah ada sebelumnya, bukan saat ini. "Kalau masyarakat tidak setuju, ya kesanalah (yang mengeluarkan izin tambang, red), jangan kami yang jadi kambing hitam. Dan mereka CnC sudah lengkap, dak ada cerita orang itu dak nambang, tetap menambang. Tinggal nunggu waktunya aja. Maksud kami jangan digugat ke kami lah, jadi agar masyarakat tahu, permaslahan ini bukan di hilirnya, di hulunya," sesal Panhidi.

Terpisah, anggota Komisi I DPRD Belitung Timur (Beltim), Koko Haryanto akan mendatangi KIP Kamila. Ia rencananya akan berangkat ke kapal bersama nelayan Kelapa Kampit Beltim, Rabu (25/10/2017) hari ini. "Apakah mereka beroperasi, nanti DPRD akan mengajukan surat, mengingatkan Pemerintah Ddaerah agar menegur atau menyurati perusahaan untuk tidak lagi melakukan operasi," tutur Koko.

Loading...


Penulis  : Suharli
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com