Klikbabel.com


Apes! Cuci Lada Milik Sendiri, Ariadi Dihajar Sampai Bonyok

Senin, 23 Oktober 2017 | 21:06 WIB
Kondisi Aang yang terbujur menahan sakit di kediamannya.(Foto : Wiwin/Klikbabel.com)

Klikbabel.com,Toboali - Nasib apes menimpa Ariadi (27) warga Teladan Toboali, Bangka Selatan. Lagi asyik mencuci lada yang diakuinya adalah miliknya sendiri, Ariadi justru diteriaki maling. Akibatnya, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pelapor dan beberapa oknum polisi yang belum diketahui identitas itu pun menghajar Ariadi hingga bonyok, Sabtu (21/10/2017).

"Saya dituduh mencuri lada, padahal saya tidak mencuri. Tiba-tiba hari Sabtu saya didatangi oleh orang yang menuduh saya mencuri bersama beberapa oknum yang mengaku polisi dan membawa saya, hingga akhirnya saya dipukulin hingga saya tidak berdaya," ungkapnya kepada wartawan, Senin 23/10/2017).

Dikatakan Aang yang mengaku mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuh dan mengalami nyeri di bagian dada dan pinggang itu, kedatangan para pelaku saat melakukan penjemputan pun diketahui oleh pihak keluarga dan disaksikan oleh Hindun (56) warga Teladan yang rumahnya berdekatan dengan rumah Aang. Sang nenek pun meyakini korban tidak melakukan seperti apa yang dituduhkan. Dari hasil interogasi oleh beberapa saksi, ternyata dirinya memang tidak terbukti melakukan pencurian. Akan tetapi Aang tetap dihujani pukulan secara membabi buta.

Maryati (35), keluarga korban berharap agar adanya keadilan terhadap kasus yang menimpa adiknya tersebut. Ia berharap agar pihak kepolisian bisa menyelesaikan permasalahan yang dialaminya dengan bijaksana.

Sementara itu pihak Polres Bangka Selatan melalui Kabags Ops Kompol. Erlichson mengaku tidak tahu adanya kasus tersebut. Menurutnya pihaknya baru mendapat kabar kasus tersebut dari awak media. Ia juga mengatakan tidak ada laporan penanganan kasus tersebut yang masuk ke pihak Polres.

"Saya belum tahu kalau ada kasus seperti ini. Saya juga baru tahu dari rekan-rekan media. Sampai saat ini belum ada laporan terkait kasus tersebut. Kami akan dalami lagi terkait adanya dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam kasus tersebut dan jika terbukti akan kita tindak lanjuti," ungkapnya.

Ia juga menyarankan agar pihak korban dapat melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polres agar lebih jelas permasalahannya sehingga lebih mudah untuk menindaklanjutinya.



Penulis  : Wiwin
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com