Klikbabel.com


PS Beltim Angkat Koper, Agung Minta Maaf

Rabu, 18 Oktober 2017 | 16:20 WIB Dibaca sebanyak 480 kali
Pemain PS Beltim. (Dok/Kominfo Pemkab Beltim)

Klikbabel.com, Magelang - PS Beltim gagal lolos fase grup Pertamina Soeratin Cup U17, setelah menelan kekalahan kedua saat melawan Persidafon Jayapura dengan skor akhir 3-1, di Stadion Gemilang Borobudur, Selasa, (17/10/2017). 

Adapun gol semata wayang PS Beltim diciptakan oleh pemain nomor punggung 3, Bayu Panegrah.

Pelatih Kepala PS Beltim, Agung Permana kepada wartawan menjelaskan, bahwa kekalahan yang mereka terima disebabkan kelelahan pemain. Hal demikian terlihat saat banyak pemainnya yang mengalami kram saat bertanding melawan Persidafon Jayapura.

"Kekalahan ini lebih diakibatkan oleh kelelahan pemain, kalau masalah teknik saya pikir kita tidak kalah kualitasnya, kita bisa lihat dua gol terakhir yang diciptakan Persidafon pada tiga menit terakhir, itu merupakan indikasi bahwa memang fisik pemain kita kalah dengan mereka (Persidafon)," ujarnya.

Agung juga menambahkan selain faktor dari kelelahan, faktor lain yang ditenggarai menjadi penyebab kekalahan ialah faktor kecerdasan atau kepintaran pemain dalam mengolah si kulit bundar.

"Yah harus diakui titik kelemahan kita memang dari faktor fisik dan juga kecerdasan pemain dalam bermain bola, dan kedepannya kita akan memperbaiki itu," jelas Agung.

Dengan raut muka sedih Agung menghaturkan maaf kepada masyarakat Beltim yang senantiasa terus mendukung tim kebanggaan Kabupaten Beltim ini.

"Untuk masyarakat Beltim kami mohon maaf atas tidak lolosnya PS Beltim di fase grup ini, mungkin ini bisa menjadi pelajaran kita bersama bahwa untuk ke nasional memang butuh jam terbang yang tinggi," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Beltim Yuslih Ihza yang hadir dalam pertandingan PS Beltim kontra Persidafon Jayapura mengomentari permainan PS Beltim yang dinilainya telah berjuang dengan gigih.

Yuslih berpendapat kualitas pemain PS Beltim tidak kalah jauh dengan pemain Persidafon, hanya saja menurutnya PS Beltim belum dinaungi keberuntungan saja.

“Kalo saya lihat pertandingan hari ini tidak begitu jauh kualitas pemainnya, terbukti kita bisa menyamai kedudukan menjadi satu sama nah berartikan kita memiliki kekuatan sebetulnya, yah mungkin kita masih belum beruntung saja,” beber Yuslih.

Untuk menatap pertandingan selanjutnya melawan Bintang Muda Matali, di Stadion Gemilang Borobudur, Kamis, (19/10/2017), Yuslih berharap Ps Beltim bisa mencuri angka dan bermain lebih baik lagi.

“Yah mudah-mudahan pertandingan terakhir di fase grup ini kita bisa meraih kemenangan, kalau pun tidak menang, kita harus ambil pelajarannya, evaluasi, dan koreksi untuk kedepannya, dan lebih giat lagi dalam berlatih,” harapnya.



Penulis  : Suharli
Editor    :
Sumber : Kominfo beltim