• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Lelaki Setengah Baya dan Nenek Buronan Kosmetik Ilegal Ditangkap

Kamis, 12 Oktober 2017 | 14:35 WIB
Dua orang buronan terduga pelaku penjualan kosmetik ilegal saat diringkus Polair Polda Babel.(Foto : Ruci Chandra/Klikbabel.com)

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Sempat menjadi buruan pihak Kepolisian Perairan Daerah (Polair) Polda Bangka Belitung (Babel), akhirnya pemilik sekaligus pemodal kosmetik ilegal Yusuf Nababan (45) berhasil diringkus pihak Subdit Gakkum Direktorat Polisi Perairan Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada Minggu, (08/10/2017) di Batam, Kepri. 

Diketahui, Yusuf Nababan dinyatakan buron setelah Kapal 2002 Ditpolair Polda Babel mengecek sekaligus mengamankan isi muatan Kapal Sabuk Nusantara (KSN) 62 milik Nurjanah (60) asal Kepri yang berisi barang kosmetik diduga ilegal dari Pulau Batam ke Pelabuhan Dermaga Belinyu Kabupaten Bangka, sekira pukul 11.30 Wib.

Hal ini disampaikan Direktur Direktorat Polisi Perairan Polda Babel, Kombes Pol Lucas Gunawan Melalui Kabid Humas Polda Babel, AKBP Abdul Mu'nim kepada wartawan Kamis, (12/10/2017). Ia mengatakan, untuk perkara ini petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 297 dus terdiri dari tablet Body Slim Herbal, pensil alis merk Dafis Kosmetik, eyeshadow merk Kylie, bedak merk Naked 5, 55 ember berisi cream putih, handphone kedua pelaku, dokumen Bea Cukai Batam serta agen barang, Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Central Asia (BCA) atas nama Nurjannah. 

Selain itu, petugas juga mengamankan uang sisa pembayaran pembiayaan pengiriman kosmetik ilegal dari Batam ke Jakarta sebesar Rp.6.200.000 bukti rekening koran Nurjanah yang berisi pengiriman dana dari Yusuf Nababan kepada Nurjanah sebesar Rp20 juta untuk biaya barang kosmetik ilegal.  

Lebih lanjut Mu'nim menjelaskan peran Yusuf Nababan sebagai pemberi modal kepada Nurjanah sebesar Rp20 juta untuk pengiriman kosmetik ilegal dari Batam ke Pelabuhan Dermaga Belinyu Kabupaten Bangka pada saat ini kedua pelaku sudah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kepolsiain Daerah (Polda) Babel. "Atas perbuatannya kedua tersangka diduga melanggar pasal 197 jo pasal 196 UURI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan jo pasal 55, 56 KUHP dan atau pasal 480 KUHP dengan ancaman pidananya maksimal 15 tahun penjara," urainya, Kamis (12/10/2017). 



Penulis  : Ruci
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com