• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Sebilah Pisau Antarkan Angga ke Jeruji Besi

Senin, 02 Oktober 2017 | 00:56 WIB
Ang, pelaku pembunuhan Doni yang terjadi di tempat hiburan malam Puri Indah, Belitung Timur.(Foto : Suharli/Klikbabel.com)

Klikbabel.com,Manggar - Pelaku pembunuhan terhadap Doni (23) di Tempat Hiburan Malam (THM) Puri Indah (PI), Minggu (1/10/2017) dini hari diamankan Polres Belitung Timur (Beltim) tidak lama dari kejadian. Satu orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Angga (18). Kini Angga harus merasakan dinginnya jeruji besi Mapolres Beltim.

Ketika dijumpai di Mapolres Beltim, Angga mengisahkan jika dirinya masih belum percaya dengan tindakannya sendiri. Sebab, akibat ulahnya yang menikam Doni mengharuskannya menjadi pesakitan. "Dak pernah ku bawa pisau. Baru sekali inilah. Dak tahulah, ngape ku bawa pisau itu," ucap pelaku sambil tertunduk.

Lebih lanjut, Angga juga seakan heran dengan keterlibatannya pada pembunuhan tersebut. Pasalnya, Doni yang menjadi korban tidak memiliki hubungan secara langsung dengan dirinya sebagai penyebab terjadinya pembunuhan. Dikisahkan Angga yang diketahui sehari-hari bekerja sebagai penambang rajuk, ia hanya membela temannya.

Aksi penganiayaan tersebut bermula saat dirinya bersama tujuh rekan lainnya berniat menikmati hiburan malam di Puri Indah. Namun, bukannya menghabiskan malam dengan hiburan, kunjungan mereka menimbulkan pertengkaran antara Rp (Rekan Ang) dengan korban Doni yang diketahui persoalan wanita. Melihat adanya pertengkaran itu, Ang berniat membantu temannya hingga pertengkaran keduanya justru merembet hingga ke lokasi lain yakni di sekitar kolam renang. "Pas kami berbalik, tiba-tiba saya dipukul dengan botol dan berdarah," ujar pelaku sambil menunjukkan kepala bagian kiri yang luka.

Dengan keadaan terluka, Angga di dekat kolam renang itulah pelaku mengeluarkan pisau dan mencoba menusuk korban. Doni sempat mengelak namun pisau mengenai bagian lengan sebelah kiri dan menyebabkan pendarahan hebat dan memaksa Doni harus dilarikan ke klinik Wira. "Aku pun takut juga bang. Pas selesai nusuk, aku langsung lari. Balik ke rumah sampai ada polisi mencari," kata pelaku.

Terpisah, Kapolres Beltim AKBP Nono Wardoyo menyatakan untuk saat ini tersangka masih satu orang. Pihaknya pun kata Nono masih melakukan penyelidikan. "Awalnya pelaku tidak tahu kalau korban sampai kehilangan nyawanya, ini juga sebagai pengingat untuk masyarakat lain jika pergi ketempat hiburan malam lihat-lihat kondisi diri dulu," ungkap Kapolres.

Akan tetapi dugaan awal Polres tindakan tersebut akibat pengaruh minuman keras. "Pelaku tetap kita proses karena sudah bukan lagi anak-anak. Kami masih mendalami keterangan saksi," tambah Kasatreskrim Polres Beltim, AKP Ferey Hidayat S.Ik.

loading...
loading...


Penulis  : Suharli
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com