• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


BPOM : 12 Kasus Penyalahgunaan Obat Sepanjang 2017

Senin, 25 September 2017 | 15:38 WIB
Kepala seksi Pemeriksaan Penyidikan Sertifikasi dan Layanan Infomasi Konsumen Badan POM Provinsi Bangka Belitung (Babel), Muhammad Bakir. (Yodea/Klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Babel mencatat, terdapat 12 kasus penyalahgunaan obat sepanjang tahun 2017.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Pemeriksaan Penyidikan Sertifikasi dan Layanan Infomasi Konsumen Badan POM Babel, Muhammad Bakir, Senin (25/9/2017). siang.

"Badan POM bekerjasama dengan pihak kepolisian dan BNNP sudah ditindaklanjuti. Kasus besar (PCC_red) di Kendari semakin heboh, sebenarnya masalah penyalahgunaan obat dari kepolisian sudah ada 12 kasus sepanjang tahun 2017, terkait distribusi penyalahgunaan obat PCC, Tramadol, Dextro, Somadril dan sebagainya," katanya.

Lanjutnya, tablet PCC (paracetamol caffein carisoprodol) yang dikonsumsi merupakan produk ilegal yang tidak pernah terdaftar di Badan POM sebagai obat. 

"Obat ini tadinya obatnya legal, PCC disalahgunakan, dan pada tahun 2013 tidak diizinkan lagi. Sebelumnya PCC digunakan sebagai nyeri otot, terus karena dia dalam dosis yang tidak tepat itu menimbulkan flying," tuturnya.

Bakir mengimbau agar masyarakat membeli obat yang resmi izin edarnya, dan agar selalu mewaspadai. Dan jika mengindikasi atau mencurigai di lingkungan sekitar ada yang menyalahgunaan obat ilegal tersebut, diminta segera melapor kepada pihak kepolisian atau BPOM.

"Mengimbau agar kita selalu beli obat yang resmi izin edarnya benar, sebisa mungkin harus mewaspadai, namanya obat kalau tidak tepat dosis akan membahayakan, penggunaan obat jugakan untuk orang sakit," tutupnya.

Loading...


Penulis  : Yodea
Editor    :
Sumber : Klikbabel.com