• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Sedekah Khatam Qur'an Suku Ketapik Desa Kacung

Senin, 11 September 2017 | 13:41 WIB
Sedekah Khatam Qur'an Suku Ketapik Desa Kacung, Bangka barat. (Ira/Klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com, Kelapa - Sebanyak 11 santri/santriwati yang khatam Qur'an di Desa Kacung Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat, hari Minggu (10/9/2017) kemarin diarak keliling kampung bersama para pejabat. Acara itu bertepatan dengan Sedekah Kampung.

"Sedekah yang dilaksanakan setelah Idul Adha tersebut dilaksanakan setiap tahun sebagai tanda syukur atas khatam Qur'an santri- santriwati  suku Ketapik desa Kacung," ujar Suhardi kepala desa Kacung.

"Seperti biasanya dalam sedekah khatam Qur'an panitia mengundang para petinggi negeri Bupati, gubernur, bahkan anggota DPRI dan DPD untuk menghadiri kegiatan sedekah khatam Qur'an. Untuk masyarakat desa mengundang keluarga mereka untuk datang ke rumah. Sedekah khatam Qur'an juga sebagai silahturahmi baik dengan keluarga dari luar desa Kacong dan juga pemimpin negeri," papar Suhardi.

Izkar tokoh masyarakat desa Kacong yang juga anggota DPRD Bangka Barat mengaku dirinya setiap tahun walaupun tidak ada anak yang khatam Qur'an, turut ikut merayakannya.

"Kita mengundang sanak keluarga dan handai taulan untuk ke rumah kita, ini sebagai bentuk kebersamaan dan kekeluargaan masyarakat desa kacong," jelasnya.

Bupati Bangka Barat,Drs.H.Parhan Ali yang hadir bersama Wakilnya Markus dan Asisten serta OPD Pemkab Bangka Barat turut merayakan Sedekah suku Ketapik tersebut.

Dalam sambutannya, Parhan mengatakan Pemkab Bangka Barat  mendukung pelaksanaan sedekah khatam Qur'an melalui anggaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, agar dilestarikan dan menjadi kebanggaan Bangka Barat.

"Sedekah khatam Qur'an suku Ketapik desa Kacong adalah adat budaya yang dilaksanakan setiap tahun di desa kacong, yang merupakan warisan nenek moyang semenjak dahulu, acara ini didukung oleh Pemda Bangka Barat melalui anggaran Dinas pariwisata dan kebudayaan. Adat ini merupakan salah satu kebanggan kita, adat ini harus dilestarikan diKabupaten Bangka Barat," ungkap Parhan.

Sementara, Gubernur Bangka Belitung yang diwakili oleh asisten I Ekonomi dan Pembangunan, Marwan menyampaikan pemerintah propinsi mendukung adat khatam Qur'an di desa Kacong. Bahkan ia menjanjikan bea siswa bagi putra-putri  Bangka Belitung yang hafal 30 juzz Qur'an, dan bantuan anggaran untuk penyelenggaraan sedekah khatam Qur'an desa Kacong.

"Pemerintah propinsi Bangka Belitung mendukung penuh Sedekah khatam Qur'an di desa Kacong Bangka Barat, Bila dalam penyelenggaraan tahun depan panitia membutuhkan dana, silahkan ajukan proposal,nanti pemprov akan bantu. Pemprop Bangka Belitung juga akan memberikan bea siswa kuliah gratis kepada putra-putri Bangka yang hapal 30 juzz Qur'an. Hal ini dilakukan untuk mengangkat derajat, memuliakan  penghapal Qur'an. Adat seperti ini  harus dipertahankan, ditingkatkan dan dilestarikan di bumi Bangka Belitung," kata Marwan.

Bupati dan Akik sesepuh desa kacong Hudarni Rani (anggota DPD RI) dan asisten I pemprov Bangka Belitung Marwan, membunyikan gong dan membuka tirai pertanda sedekah dimulai, lalu diajak arak-arakan bersama 11 santri- santriwati desa Kacong yang Khatam Qur'an dengan menggunakan Kereta mengantar arakan keliling kampung.

Loading...


Penulis  : Ira
Editor    :
Sumber : Klikbabel.com