• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


OJK Regional 7 Sumsel Perkenalkan OJK ke Pelaku Industri Jasa Keuangan di Pangkalpinang

Rabu, 06 September 2017 | 15:37 WIB
Kepala OJK Regional 7 Sumsel, Perkenalkan OJK kepada pelaku industri jasa keuangan di Kota Pangkalpinang. (Yodea/Klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional tujuh Sumatera Selatan, Panca Hadi Suryatna memperkenalkan OJK dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TAKD), melalui acara ramah tamah dan knowledge sharing dengan pelaku industri jasa keuangan di Kota Pangkalpinang. Selasa (6/9/2017) malam.

Pada kesempatan itu, Panca menjelaskan fungsi OJK yakni untuk melakukan edukasi dan perlindungan konsumen, sehingga memberi wawasan kepada masyarakat mengenai jasa-jasa keuangan dan cara untuk memperolehnya, serta hak dan kewajibannya dalam rangka berpartisipasi aktif dalam kegiatan investasi dan sektor keuangan manapun seharusnya memiliki izin dari OJK agar terhindar dari Investasi tidak berizin.

Selain fungsi OJK, Ia juga memperkenalkan TAKD kepada audiens atau pelaku industri jasa keuangan di Kota Pangkalpinang yang turut hadir di acara tersebut.

"TAKD ini dilatarbelakangi oleh tindak lanjut adanya kebijakan nasional inklusi keuangan, jadi ada peraturan presidennya untuk meningkatkan literasi masyarakat yang memang masih relatif rendah yang target indeks literasi keuangan indonesia 2019 yakni 75 persen," ungkap Panca kepada audiens yang hadir di acara tersebut.

Lebih lanjut, Panca menjelaskan Program kerja TAKD yakni program yang pertama terkait dengan perluasan akses keuangan masyarakat di agen laku pandai, kedua perluasan akses masyarakat melalui kebudayaan menabung pada pelajar , dan ketiga meningkatkan kapasity building UMKM.

TKAD ini akan melibatkan pemerintah hingga lembaga jasa keuangan yang terdiri atas asosiasi perusahaan jasa keuangan seperti perbankan, pasar modal, perusahaan asuransi, bursa efek, pegadaian, pembiayaan, dan perusahaan sekuritas. Dan tim ini akan membahas informasi dan kendala apa saja yang terjadi terhadap industri jasa keuangan.

"Kami berfikir di Sumsel juga sudah berjalan, jadi kapan di Bangka Belitung. Karena ini program Pemerintah Daerah untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah. Sehingga ada tiga program untuk meningkatkan indeks inklusi keuangan," tutupnya.

Loading...


Penulis  : Yodea
Editor    :
Sumber : Klikbabel.com