Klikbabel.com


IMM Babel Kecam Keras Pembantaian Musim Rohingya

Sabtu, 02 September 2017 | 16:14 WIB
Aksi solidaritas masyarakat Indonesia terhadap warga Rohingya. (net)

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bangka Belitung (Babel), mengecam keras tindakan pembantaian Muslim Rohingya di Myanmar.  

Tragedi kemanusiaan yang tak beradab ini, terus terjadi di Myanmar terkait dengan etnis Rohingya sampai detik ini. Dalam beberapa waktu belakangan ini, terlihat dengan jelas kekejaman Pemerintahan Myanmar yang membantai etnis muslim Rohingya.

Kekerasan yang dilakukan Pemerintahan Myanmar atas muslim rohingya tidak bisa di pandang sebelah mata,  ini harus menjadi perhatian kita semua atas kejadian yang sangat tidak manusiawi ini. 

Dalam rilisnya, Ahmad Rama Afrizal selalu aktivis DPD IMM Babel mengatakan sudah seharusnya elemen masyarakat Babel dari komponen manapun harus mengumandangkan peristiwa kekejaman terhadap muslim ini untuk menyuarakan bersama  mengecam keras tidakan yang di lakukan oleh Pemerintahan Myanmar terhadap muslim Rohingya.

“Hal ini harus menjadi perhatian khusus dikarenakan bukan lagi kita melihat dari golongan suku maupun agama akan tetapi melihat dari sisi kemanusian kita, betapa kejamnya kita kalau membiarkan aksi kekerasan yang dilakukan Pemerintahan Myanmar atas muslim rohingnya ini,” ungkapnya, Sabtu (2/9/2017). 

Diungkapkannya, hampir 3.000 muslim Rohingya meninggal tanpa ada rasa ampun dari Pemerintahan Myanmar, "Mereka disiksa hingga meninggal tak berdaya.Tentu bagi kita yang mempunyai hati Nurani dan kemanusiaan maka kita tidak akan tinggal diam begitu saja jika terjadi tindakan kekerasan dan kekejaman," ujarnya.

“Dengan ini sudah seharusnya Pemerintah Indonesia untuk tegas melakukan peringatan diplomasi yang keras dengan menarik Dubes RI dari Myanmar, dan meminta Dubes Myanmar di Indonesia untuk meninggalkan Indonesia, selama perilaku “legalisasi” pembantaian etnis Rohingya dihentikan dan meminta Sidang khusus ASEAN agar mengeluarkan Myanmar dari keanggotaan ASEAN dan menghimpun Negara-Negara yang menjunjung tinggi HAM,” pintanya.  



Penulis  : Ruci
Editor    :
Sumber : Klikbabel.com

Topik