• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Tiga Unit TI Rajuk Diamankan Petugas

Kamis, 31 Agustus 2017 | 15:19 WIB
3 Pront TI Rajuk yang diamankan petugas. (dok/polda)
Loading...

Klikbabel.com, Sungai Selan -  Tiga unit TI rajuk diamankan tim gabungan, di kawasan tambang di Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (30/8/2017) siang. Selanjutnya, proses penyelidikan dilimpahkan ke Polsek Sungai Selan.

Tim Gabungan yang melakukan razia tambang tersebut berjumlah 50 orang, terdiri atas Personel Ditpolairud Polda Kep. Babel, Satpolairud Polres Bangka Tengah, Polsek Sungai Selan dan Satpol PP Kecamatan Sungai Selan. Kegiatan ini sendiri, dibawah Pimpinan Kasatrol Ditpolairud Polda Kep. Babel AKBP Irwan Deffi Nasution SIK.

"Jumlah TI rajuk yang berada di lokasi sungai sebanyak kurang lebih 20 ponton TI rajuk, dan di daratan sebanyak sekitar 50 ponton. Namun pada saat Tim tiba di lokasi, kegiatan penambangan tidak ada lagi, dan ponton-ponton disembunyikan di hutan bakau pinggir pantai dan tidak bekerjam," ujarnya Dirpolairud Polda Kep. Babel Kombes Pol Lucas Gunawan SIK, melalui Kabid Humas Polda Babel AKBP Abdul Mun'im, Rabu (30/8/3017) malam kepada klik Babel.

Ia juga menambahkan, kegiatan penertiban ini dilakukan karena limbah tailing TI rajuk milik warga Sungai Selan masuk ke alur sungai.

"Sehingga pasir tailing yang dibuang ke alur sungai dikhawatirkan akan menyebabkan alur sungai menjadi sempit dan dangkal, sehingga perahu nelayan dan kapal barang sulit untuk beraktifitas serta kebutuhan tambak terancam tidak aman," tambahnya. 

"Bila tidak dilakukan penertiban, dikhawatirkan aktifitas TI akan marak dan sulit untuk ditertibkan, dan akan menyebabkan alur Sungai Selan cepat menjadi sempit dan dangkal serta gagal panen bagi penambak udang," imbuhnya. 

Pada saat dilakukan penertiban, para penambang diketahui tidak berada di tempat. Tim meminta Kades setempat untuk mengingatkan kepada masyarakat, agar tidak lagi melakukan aktifitas penambangan di lokasi TI Ulu Sungai Selan tersebut, "Kalau masih ada kegiatan kegiatan penambangan, maka akan dilakukan penegakan hukum," tegasnya menutup wawancara. 

Loading...


Penulis  : Adet
Editor    :
Sumber : Klikbabel.com