Klikbabel.com



TINS Tawarkan Obligasi dan Sukuk Ijarah Total Rp1,5 Triliun

Rabu, 23 Agustus 2017 | 16:02 WIB Dibaca sebanyak 453 kali
Ilustrasi

Klikbabel.com, Pangkalpinang - PT Timah Tbk (TINS) berencana melakukan penawaran umum berkelanjutan obligasi I tahap I senilai Rp1,2 triliun. hal ini juga merupakan bagian dari rencana penerbitan obligasi I senilai Rp2,1 triliun.

Dikutip dari iqplus.info, Rabu (23/8/2017), TINS juga akan menawarkan Sukuk Ijarah (obligasi syariah) berkelanjutan I tahap I. Tak tanggung-tanggung, perusahaan plat merah ini memasang target sisa imbalan ijarah Rp300 miliar, yang merupakan bagian dari rencana penawaran sukuk ijarah berkelanjutan I senilai Rp700 miliar.

Obligasi berkelanjutan I tahap I ini terdiri dari dua seri yakni seri A berjangka 3 tahun serta seri B berjangka 5 tahun. Sementara sukuk ijarah tahap I juga terdiri dari dua seri yakni ser A berjangka 3 tahun dan seri B 5 tahun.

Tanggal 24 Agustus-6 September 2017 merupakan masa penawaran awal, dan masa penawaran umum 20,22,25 September 2017 dengan perkiraan pencatatan di BEI pada 2 Oktober 2017. 

Lembaga penjamin pelaksana emisi ini adalah Bahana Sekuritas, BNI Sekuritas, Danareksa Sekuritas, DBS Vickers Sekuritas Indonesia dan Mandiri Sekuritas dengan wali amanat Bank BNI.

Dana hasil penerbitan obligasi ini sendiri, akan digunakan untuk pembiayaan modal kerja, rekondisi alat produksi, pembayaran utang jangka pendek dan meningkatkan kapasitas produksi.

Pemeringkat Efek Indonesia. PT. Pefindo memberikan peringkat idA+ (Prospek Stabil) terhadap obligasi TINS ini. Peringkat ini mencerminkan biaya produksi perusahaan yang relatif efisien, karena kegiatan operasional yang terintegrasi, struktur permodalan yang konservatif, dan ukuran-ukuran proteksi arus kas yang moderat. 

"Keunggulan tersebut diimbangi dengan ancaman penurunan cadangan karena kegiatan penambangan ilegal yang merajalela, dan paparan perusahaan terhadap volatilitas (fluktuasi_red) harga timah dan cuaca yang tidak menguntungkan," tulis Pefindo dalam siaran persnya, 16 Agustus lalu.



Penulis  :
Editor    :
Sumber : iqplus, Pefindo