• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Petani Lada Wajib Ikuti Resi Gudang

Kamis, 17 Agustus 2017 | 16:03 WIB
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan saat diwawancarai wartawan. Foto : (Ramandha/Klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Gubernur Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menekankan, resi gudang harus diikuti oleh seluruh petani lada yang ada di Babel. Hal tersebut sebagai upaya untuk menaikkan harga komoditas ekspor sekaligus meningkatkan gairah petani.

''Kita akan sosialisasikan ke para petani agar jangan sampai mereka menitip lada kepada para pengepul, lebih baik langsung ke resi gudang lada yang di fasilitasi Pemerintah sendiri," jelasnya kepada sejumlah awak media, Rabu (16/8/2017).

Erzaldi mengatakan, pada bulan November mendatang, Pemprov sudah mulai melatih operator resi gudang lada, karena nantinya akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap lada para petani sebelum dimasukan ke dalam gudang.

"Gudang sudah dapat, kita pinjam, ada di Kota Pangkalpinang. Insya Allah November sudah bisa kita mulai. Untuk koperasinya sudah selesai, tinggal di notariskan, selanjutnya dibawa ke Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) untuk didaftar," tandasnya.

Sementara itu, mengenai sistem dari resi gudang tersebut, menggunakan sistem resi gudang syariah (Mudharabah) yaitu kerjasama antar dua atau lebih pihak dimana
pemilik modal (Shahibul Amal) mempercayakan sejumlah modal kepada pengelola (mudharib) dengan suatu perjanjian di awal (Akad).

''Untuk pembiayaannya kita melalui Bank Syariah Bangka Belitung, BJB, dan bank-bank lain yang mau, tapi harus syariah. Soal koperasi sudah fix. Rombongan koperasi adalah petani semua, sedangkan Pemerintah hanya pembina," tutupnya.

Loading...


Penulis  : Kms.Ramandha
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com