• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


PMI Kota Pangkalpinang Tidak Melayani Jual Beli Darah

Senin, 14 Agustus 2017 | 12:56 WIB
Daftar Biaya Pengganti Pengolahan Darah di PMI kota Pangkalpinang. (Yodea/ Klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang, menyatakan tidak melayani jual-beli darah pendonor. Biaya yang ditetapkan per kantong, digunakan sepenuhnya untuk biaya pengolahan darah sesuai dengan Keputusan Pengurus PMI Kota Pangkalpinang. 

Kepala bidang (Kabid) Mutu Unit Transfusi Darah PMI Pangkalpinang, Nopriyandi menegaskan, tidak ada yang namanya jual beli darah.

Sesuai ketentuan PMI Pusat, lanjut Nopriyandi, itu namanya biaya pengganti pengolahan darah/servise cost dan prosesing darah hingga disalurkan kepada yang membutuhkan.

"Biaya itu bukan biaya membeli darah. Namun, biaya pengganti proses pengolahan darah inilah yang membutuhkan biaya," tegasnya kepada Klikbabel.com, Senin (14/8/2017).

Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa biaya proses yang dimaksud yaitu ketika ada yang mendonorkan darah, melalui dari tahapan pemeriksaan awal, pengecekan golongan darah, hemoglobin serta kelayakan darah. Setelah diketahui layak kemudian dimasukkan ke kantong dan kembali diuji secara khusus, dengan mengecek penyakit IMLTD (infeksi menular lewat transfusi darah), setelah itulah baru masuk ke tahap prosesing memilah-milah darah dalam kantong dan siap disalurkan kepada yang membutuhkan.

Selanjutnya, Nopriyandi memaparkan, biaya pengelolaan darah sebesar Rp360ribu, sudah sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan PMI Pusat dan tidak ada penambahan biaya apapun.

Selain untuk pemeriksaan dan verifikasi darah, dana itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan habis pakai, seperti kantong dan selang darah serta komponen penyimpanan lainnya.

Walupun demikian, ia mengatakan, pihaknya di PMI terus melakukan sosialisasi akan hal ini kepada masyarakat, dan organisasi-organisasi untuk tidak beranggapan bahwa darah yang ada di PMI dijual-belikan. Serta mengimbau masyarakat ikut berpartisipasi dalam mendonorkan darahnya.

Loading...


Penulis  : Yodea
Editor    :
Sumber : Klikbabel.com