• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Ayam Ras Mulai Masuk ke Pasar Pangkalpinang

Senin, 19 Juni 2017 | 16:13 WIB
Aktifitas bongkar muat ayam ras di pasar induk Pangkalpinang. Foto : Nopranda
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Memasuki hari-hari terakhir Ramadhan 1438H, kebutuhan masyarakat semakin meningkat. Barang-barang yang masuk ke pasaran pun mulai terlihat ramai. Kali ini, ayam ras atau ayam merah mulai diturunkan untuk diperjual-belikan. Seperti pantauan klikbabel.com, Senin (19/06/2017) dini hari, terdapat satu mobil truck muatan ayam ras 9 ton dan satu mobil carry pick up muatan 2,5 ton ayam ras masuk ke pasar induk Pangkalpinang.

"Permintaan pesanan ayam ras yang masuk ke pasar induk ini 1000 ekor untuk ke satu tempat yang ada di pasar induk, dengan harga Rp65 ribu per ekornya (terima bersih, cabut bulu), biasanya jumlah ini cukup sampai hari lebaran nanti," ujar Dede, salah satu pedagang.

"Ayam ras ini dikirim dari PT yang di Palembang, biasa sekali kirim 2160 ekor ayam ras dan disebarkan di pasar yang ada di Pangkalpinang dan juga di kampung-kampung. Kita ambil ayam ras ini dari PT di Palembang seharga Rp45 ribu-Rp46 ribu per ekornya, itu juga belum termasuk upah bongkarnya," sebut Hikam, penjual ayam ras lainnya.

Hikam memperkirakan lonjakan jual beli ayam ras akan terjadi mendekati H-3 lebaran, sebab saat ini permintaan ayam ras masih kurang. "Untuk permintaan pesanan ayam ras di Bangka ini sampai Hari H jelang lebaran masih kurang, jumlah permintaan biasanya saat H-3 bisa mencapai 8000 ekor dan itu tersebar di Bangka, dan untuk di satu titik pasar Induk Pangkalpinang 2160 ekor ayam bras sudah cukup sampai lebaran nanti," katanya.

"Sedangkan permintaan ayam ras akan melonjak menjelang H-3, untuk pasokan ayam ras sebanyak 8000 ekor ini hanya dari saya saja, belum dari pasokan dari penampung yang lain. Kemungkinan omset pendapatan naik pada tahun ini dan diperkirakan naik hingga 30 persen dari yang tahun sebelum-sebelumnya. Kita ambil ayam ras ini dari PT Rp45 ribu-Rp46 ribu per ekornya, belum termasuk upah bongkar," tutup Hikam.(Nopranda)

Loading...


Penulis  : Caturangga
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com