• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Mengenal Yumeiho, Terapi Kesehatan dari Jepang

Rabu, 14 Juni 2017 | 15:43 WIB
Terapis melakukan metode Yumeiho kepada salah satu pasien. Foto : Nopranda

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Pangkalpinang kembali menghadirkan salah satu jenis terapi kesehatan. Terapi Yumeiho. Memang, terapi dengan menggunakan metode gerakan atau teknik manual dari tenaga terapis ini masih asing di telinga masyarakat, sebab terapi yang mulai ditemukan oleh Masayuki Sionji asal Jepang pada 1981 itu baru memiliki satu tempat di Pangkalpinang.

Di pesantren Daarul Mahabbah, jalan Tampuk Pinang Pura belakang SDN 3 Pangkalpinang sebagai tempat praktik, dengan mahar Rp150 ribu, terapi Yumeiho menawarkan beberapa pemijatan kesehatan diantaranya pembetulan tulang belakang, pelancaran, peredaran darah, meringankan dan mencegah penyakit dengan meningkatkan sistem imunitas tubuh, syaraf kejepit, kaki panjang sebelah, sakit kepala, nyeri punggung. 

"Banyak lagi manfaat lainnya seperti nyeri otot, kesuburan, bungkuk, stres, slipped disk, kesemutan, lenguh tangan dan kaki, leher kaku, memulihkan syaraf-syaraf, melembutkan otot-otot, memberi rasa awet muda, dan masih banyak lagi khasiat yang lainnya" sebut Ustad Ryan, seorang terapis Yumeiho kepada Klikbabel.com, Rabu (14/06/2017).

Terapi Yumeiho, katanya memiliki tiga unsur yakni pembetulan tulang pinggul atau sendi-sendi, urutan dan akurpreseur (tekanan,red) pada poin-poin tertentu. Ditanya klikbabel.com batas usia dan khusus ibu hamil yang diperbolehkan mengikuti terapi ini, Ustad Riyan mengatakan ibu hamil disarankan tidak mengikuti terapi ini. "Ibu hamil dihindari melakukan pijat Yumeiho karena terlalu bahaya terhadap kandungan janin. Sedangkan untuk umur tidak ada batasan umur, untuk semua umur tapi lebih baik untuk anak usia di atas 10 tahun sampai dewasa," sebutnya.

Keberadaan Yumeiho di Indonesia memang belum eksis, karena minimnya pengetahuan masyarakat mengenai pijat ini. "Saat ini perkembangan Yumeiho di Indonesia belum masif, karena masih baru dan bulan Agustus nanti akan ada pelatihan perdana di Indonesia, langsung pemateri-nya dari Jepang, yaitu Kitami Tokshiharu beliau adalah pemegang lisensi DAM 7 Jepang (Master Yumeiho Dunia,red)," pungkasnya.

Perkembangan di Bangka sendiri, Yumeiho tidak begitu dikenal, hanya beberapa orang yang paham dan tahu khasiatnya. "Untuk di Bangka pijat ini tidak banyak dikenal orang, cuma ada beberapa yang paham mengenai Yumeiho yang mencoba pijat ini," tutupnya seraya mengatakan terdapat beberapa pejabat Babel yang sudah pernah merasakan pijat Yumeiho, salah satunya yaitu Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan.(Nopranda)

loading...
loading...


Penulis  : Caturangga
Editor    : Rangga
Sumber : Klikbabel.com