• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Harga Lada Anjlok, Petani Desak Pemerintah Segera Berikan Solusi

Jumat, 09 Juni 2017 | 21:16 WIB
Ilustrasi. (net)

Klikbabel.com, Toboali – Dari pantauan Klikbabel.com, Jum’at (09/06/17) Harga lada ditingkat petani kabubaten Bangka selatan terus merosot hingga Rp 70.000,-/Kg.

Hal ini menjadi polemik yang cukup meresahkan bagi para petani lada Babel. Apalagi ditengah keterpurukan harga lada saat ini, pemerintah belum punya langkah konkrit yang nyata untuk mengantisisipasi atau menaikan kembali kejayaan lada.

Yanto (39) warga Jeriji, Kecamatan Toboali, mengungkap keresahannya terhadap anjloknya harga lada, padahal menurutnya semenjak harga lada naik, dirinya sangat bersemangat berkebun lada, namun sejak turunya harga laga dirinya menjadi kecewa karena biaya yang dikeluarkan untuk berkebun lada sudah tidak seimbang dengan harga lada saat ini.

"Kami petani lada sangat kecewa pak dengan kondisi harga lada seperti ini yang sudah tidak sebanding dengan modal yang kami keluarkan. Tadinya kami sangat semangat berkebun lada meskipun dengan biaya yang agak mahal. Tapi sekarang kondisi harganya sudah begini, ironisnya lagi tidak ada perhatian pemerintah terhadap kondisi anjloknya harga lada," Ugkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Asdi (27) warga Air Gegas. Dirinya mempertanyakan peran pemerintah saat anjolknya harga lada yang sangat meresahkan ekonomi keluarganya, mengingat sejak berhenti jadi penambang, perkebunan lada sudah menjadi sumber ekonomi utama keluarganya.

Bujang (42) warga Desa Serdang berharap agar pemerintah tidak terus menerus menutup mata melihat kondisi harga lada seperti saat ini karena tanpa peran pemerintah menurutnya harga komoditi petani selalu dipermainkan oleh cukong-cukong besar dengan berbagai alasan.

loading...
loading...


Penulis  : Wiwin
Editor    : Angga S
Sumber : klikbabel.com