• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Omset Menurun, Pedagang BTC Mulai Resah

Senin, 05 Juni 2017 | 10:05 WIB
Salah satu lapak pedagang di lantai 2 BTC Pangkalpinang

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Perputaran perekonomian Bangka Belitung (Babel) hingga saat ini masih saja mengalami keterpurukan. Berdasarkan pantauan klikbabel.com di lantai 2 pusat perbelanjaan Bangka Trade Center (BTC) yang menjadi pusat jual-beli warga Pangkalpinang dan sekitar, Minggu (4/6/2017), tampak sepi dari pembeli. Hal ini pun menimbulkan keresahan dari para pedagang.

Dikatakan oleh salah satu pedagang baju wanita di lantai 2 BTC, yaitu butik Bunda Fashion sepinya pembeli dikarenakan adanya beberapa faktor. Salah satunya seperti menjelang berakhirnya aktifitas sekolah dan memasuki tahun ajaran baru. "Pada saat kenaikan kelas pasti banyak memerlukan biaya untuk masuk ajaran baru. Kedua, harga bahan pokok naik juga memberi pengaruh menurunnya pendapatan kami, karena para ibu-ibu rumah tangga lebih mendahulukan membeli keperluan dan kebutuhan dapur dulu baru sisa untuk berbelanja baju dan lain-lainnya," ujar Bunda, pemilik butik Bunda Fashion.

Mereka (Pedagang,red) sebelumnya sempat memperkirakan adanya kenaikan omset ketimbang tahun lalu, akan tetapi seiring berjalannya waktu, perkirakaan mereka justru meleset. Bahkan mereka mengaku jika keramaian terjadi hanya apabila terdapat hari libur atau tanggal merah saja. Untuk itu diakui Bunda, Ia berharap adanya gerak cepat dari pemerintah mencari solusi seperti menstabilkan harga bahan pokok, pangan serta harga komoditi perkebunan sawit, karet dan lada yang mengalami penurunan. 

"Dengan dibandingkan tahun lalu endapatan tahun ini pada saat bulan puasa mengalami penurunan pemasukan, perkiraan penurunan terjadi sekitar 20% hingga 25%, tapi bukan berarti kita tidak mensyukuri rezeki yang Allah kasih, walaupun pelanggan Bunda Fashion lumayan banyak. Hanya saja memang ekonomi di Bangka menurun tetapi kami masih ada keuntungan walau tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya," terangnya.

Namun demikian, pedagang masih memiliki harapan untuk dapat menaikkan sedikit pendapatan yang mereka terima saat menjelang hari raya Idul Fitri. "Perkiraan ramai biasa terjadi pada H-10 sampai H-7 dimana para pegawai atau karyawan telah cair uang THR-nya," tutupnya.(Nopranda)

loading...
loading...


Penulis  : Caturangga
Editor    : Rangga
Sumber : Klikbabel.com