• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Perbatasan Filipina-Indonesia Dijaga Ketat

Minggu, 04 Juni 2017 | 01:17 WIB
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. (foto:net)

Klikbabel.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengungkapkan pasukannya bersama kepolisian, kini sudah berjaga di sekitar perbatasan Filipina-Indonesia, mengantisipasi masuknya kelompok teroris ISIS Filipina ke Indonesia. 

"TNI sudah melakukan operasi laut. Mulai dari Halmahera Utara kemudian Morotai, Sangir, kemudian Marore trus sampai ke laut Sulawesi," ungkap Jenderal Gatot Nurmantyo, di kompleks Kementerian Luar Negeri Jakarta, Kamis (1/6/2017) dikutip dari laman VOA  Indonesia. 

Tak hanya wilayah timur Indonesia, TNI juga berjaga-jaga di seluruh wilayah perbatasan, "Kemudian kami juga mengkordinir nelayan-nelayan dengan TNI Angkatan Laut untuk bersama-sama kemudian di sepanjang pesisir pantai juga kami mengerahkan pasukan termasuk operasi intelijen," ujarnya.

"Pastilah (penjagaan di perbatasan). Antisipasi itu otomatis tetap ada. Karena kita tau teroris akan muncul dimana-mana. Semua jajaran Angkatan Darat harus waspada dan siap siaga untuk mencegah dan deteksi dini," tambah Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Mulyono.

TNI AD juga siap mengirim pasukan ke perbatasan Filipina Selatan yang merupakan basis ISIS saat ini, "Kita harus siap siaga semua jaringan. Deteksi dini dan cegah dini kita siapkan di seluruh daerah. Gelar (pasukan) di beberapa wilyah dilakukan," imbuhnya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto mengemukakan telah meminta TNI dan Polri untuk melakukan patroli di perairan Suluh, perbatasan Filipina Selatan. 

Menurut Menko, keberadaan ISIS di Filipina adalah bukti bahwa kelompok radikal itu tak hanya mengundang orang datang ke basis mereka di Suriah. Namun saat ini ISIS juga datang ke negara lain untuk menyebarkan ajaran mereka langsung.



Penulis  :
Editor    :
Sumber : VOA