Klikbabel.com


Manfaat Berhenti Merokok

Rabu, 31 Mei 2017 | 15:36 WIB
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2017.

KLIKBABEL.COM - Tidaklah mudah untuk menghentikan kebiasaan merokok bagi seseorang, "Banyak atau sedikitnya kadar nikotin dalam rokok tetaplah menyebabkan kecanduan yang berbahaya bagi kesehatan," ungkap David Hammond, peneliti dari University of Waterloo, Kanada seperti dikutip dari Allianz.

Penelitian dalam jurnal Cancer Causes and Control menemukan, bahwa daya tarik dari rokok menthol mampu membuat penikmatnya tidak berhenti untuk merokok. Hal yang lebih mengejutkan, penelitian juga menemukan bahwa pengguna rokok menthol yang berusia 12-17 tahun mengalami peningkatan hingga 57%.

Namun, tahukan anda, dalam sebatang rokok terkandung lebih dari 4000 bahan kimia. Asap rokok mengandung 200 jenis racun yang merusak kesehatan tubuh.

Berikut ini sejumlah manfaat berhenti merokok, yang Klik Babel himpun dari beberapa sumber:

Tekanan Darah Normal. 20 Menit setelah Anda menghentikan kebiasaan merokok, tekanan darah dan detak jantung kembali ke kondisi normal. Kedua hal ini biasanya meningkat, karena nikotin mengaktifkan sistem saraf yang menjadikan tubuh berada dalam kondisi siap tempur.

Kadar Oksigen Pulih. 12 jam kemudian kadar karbon monoksida dalam darah turun dan kadar oksigen naik ke level normal. Karbon monoksida salah satu komponen dalam asap rokok menghambat pengangkutan oksigen dalam darah.

Indera Penciuman Kembali Normal. Dua hari setelah berhenti merokok, indra penciuman dan indra pengecap yang terganggu oleh asap rokok mulai kembali berfungsi normal.

Nafas Kembali Lancar. Setelah 3 hari berhenti merokok, saluran pernafasan atas kembali relax dan bernafas kembali lancar. Pada hari ketiga biasanya tubuh sudah bebas nikotin. Muncul gejala nagih, seperti sakit kepala, pusing, kram, frustrasi dan perasaan terkucil.

Paru-Paru Makin Aktif. Beberapa bulan setelah berhenti merokok, suplai darah dalam tubuh naik. Kapasitas paru-paru untuk menyerap oksigen naik 30 persen. Gejala batuk makin jarang, pasalnya Cilia atau bulu-bulu halus dalam paru-paru yang tugasnya menolak partikel asing, kini bisa tumbuh kembali.

Resiko Serangan Jantung Turun. Setahun tanpa rokok, resiko serangan jantung turun 50 persen dibanding perokok. Setelah 10 tahun berhenti merokok, resiko mati terkena kanker paru-paru juga turun separuhnya dibanding perokok. Dan setelah 15 tahun tanpa rokok, resiko serangan jantung koroner sama rendahnya dengan mereka yang samasekali tidak pernah kecanduan rokok.

Terlihat muda. Merokok bisa mengurangi asupan oksigen ke kulit sehingga membuat kulit Anda terlihat tua. Namun ketika berhenti merokok, kulit Anda akan mendapat lebih banyak oksigen, sehingga mencegah penuaan dini dan munculnya keriput. Anda akan terlihat lebih muda, warna kulit anda akan berubah lebih segar memiliki rona merah dan lebih moist

Terhindar dari stres. Penelitian yang dilakukan oleh British Journal of Psychiatry terhadap 500 perokok di klinik perokok Inggris mengungkapkan jika berhenti merokok dapat membuat mood lebih rileks dan terhindar dari stres. Hal ini disebabkan perokok dapat terbebas dari nikotin yang memberikan efek candu yang mengakibatkan stres berkelanjutan. Nikotin bukanlah obat untuk meredakan stres. Malah menurut penelitian tingkat stres orang yang berhenti merokok akan menurun ketimbang saat mereka masih merokok.

Meningkatkan kesuburan. Lapisan rahim dan kualitas sperma akan membaik setelah berhenti merokok. Itu berarti, kesempatan untuk memiliki anak lebih tinggi ketimbang saat masih merokok.

Performa seks lebih baik. Dengan berhenti merokok, aliran darah akan menjadi lebih lancar dan memberi efek baik pada sensitivitas Anda. Kualitas seks pun akan lebih baik. Para pria akan mengalami ereksi yang lebih baik, sementara pada wanita akan lebih mudah terangsang dan mengalami orgasme.

Senyuman terlihat lebih menawan. Ketika merokok, gigi akan terlihat kuning dan bernoda. Namun setelah berhenti, gigi akan terlihat lebih putih dan bau napas pun akan lebih segar ketimbang dulu.

Terhindar dari penyakit mematikan. Risiko terkena kanker paru-paru, stroke, serangan jantung, kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker bibir dan kanker lidah akan menurun setelah Anda berhenti merokok.

Produktivitas Kerja Meningkat. Saat Anda berhenti merokok, aliran oksigen dalam darah akan lancar mengalir ke otak dan seluruh tubuh.  Ini akan membuat Anda sangat bergairah dalam melalui hari dan aktivitas-aktivitasnya. Selain itu, dengan pikiran yang lebih cerah, pekerjaan akan bisa diselesaikan dengan cepat dan teliti.

Memiliki keluarga yang sehat. Inilah yang penting. Keluarga yang Anda cintai akan sehat karena terbebas dari bahaya asap rokok.

 

 

Untuk mendapatkan manfaat diatas, anda tentu saja harus berhenti merokok mulai sekarang, berikut ini tipsnya:

Fokus pada manfaatnya. Begitu banyak manfaat kesehatan yang akan Anda rasakan ketika berhenti merokok, seperti yang disebutkan di atas, menghindarkan orang-orang yang Anda cintai dari penyakit akibat menjadi perokok pasif, dan menghemat uang.

Tetapkan tanggalnya. Perlu ada tanggal pasti kapan Anda mulai melakukannya, meski ada saja hambatan ketika Anda mulai mencobanya, seperti stres. Stres merupakan hambatan terbesar yang akan Anda alami ketika memutuskan untuk berhenti merokok. Jadi ketika sudah mendekati tanggal, Anda harus siap secara mental dan emosional. Ingat, jangan menundanya lagi. Makin cepat Anda memulai, maka makin panjang usia Anda.

Minta dukungan. Utarakan niat baik ini kepada orang-orang terdekat, seperti pasangan, keluarga, dan sahabat. Mereka yang peduli kepada Anda pasti akan mendukung Anda untuk hidup sehat dan dukungan itu akan sangat berarti. Anda bisa juga mengajak sesama perokok untuk berhenti bersama-sama. Dengan demikian, Anda bisa saling mendukung hingga benar-benar lepas dari rokok.

Jalani pengobatan medis. Konsultasikan keinginan Anda untuk berhenti merokok kepada dokter. Biasanya langkah medis yang digunakan untuk mengatasi ini adalah terapi pengganti nikotin (NRT). Efek nikotin bisa Anda dapatkan dari permen karet atau tablet isap yang semuanya mengandung nikotin.

Gerakkan tubuh. Selain membuat tubuh menjadi sehat, aktif bergerak bisa mengalihkan serta mengurangi keinginan Anda untuk merokok. Anda bisa lari mengelilingi komplek rumah Anda, lompat tali, sit-up atau olahraga lainnya yang bisa dilakukan tanpa perlu persiapan khusus. Mengerjakan pekerjaan rumah tangga juga bisa Anda lakukan, seperti menyapu, mengepel lantai, atau menyirami tanaman. Ketika hasrat merokok muncul di kantor, Anda bisa mengalihkannya dengan beranjak dari kursi lalu berjalan-jalan ke luar ruangan, naik-turun tangga, atau olahraga ringan seperti lari di tempat.

Selalu siapkan permen di kantong. Ketika hasrat itu datang, kunyahlah sesuatu, seperti permen. Ini bisa membantu Anda untuk tidak merokok.

Hindari semua pemicu. Hindari segala hal yang memicu Anda untuk merokok, seperti berkumpul bersama teman-teman yang perokok. Hindari pula tempat-tempat yang kira-kira dipenuhi oleh perokok. Singkirkan pula semua rokok atau asbak di rumah Anda.

Say NO pada rokok. Ketika Anda memutuskan untuk berhenti merokok, cobalah untuk mendisiplinkan diri. Mungkin sesekali Anda tergiur untuk merokok dan berkata, “Satu batang saja tidak masalah.” Sebaiknya jauhkan pikiran tersebut. Mengisap rokok meski hanya sebatang bisa memicu Anda untuk terus-menerus mengisap sebatang rokok lagi dan lagi.



Penulis  :
Editor    :
Sumber : Internet