• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


PLA Babel Lakukan Pelatihan Intervensi Nutrisi Jelang Ramadhan

Jumat, 26 Mei 2017 | 15:08 WIB
Pusat Layanan Autis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung lakukan pelatihan intervensi nutrisi sambut Ramadhan 1438 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh pegawai PLA Babel bersama orangtua serta Steakholder lainnya. Jumat (26/5/17).
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Pusat Layanan Autis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung lakukan pelatihan intervensi nutrisi sambut Ramadhan 1438 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh pegawai PLA Babel bersama orangtua serta Steakholder lainnya. Jumat (26/5/17).

Sebanyak kurang lebih 50 peserta yang terdiri dari para orangtua yang tergabung dan terdaftar di pusat layanan autis Babel.

Kabid Pendidikan Pembinaan Khusus PLA Babel Nasir S.Pd, dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini adalah acara tahunan yang dilakukan setiap sebelum bulan Ramadhan. " Agar dapat meningkatkan kompetensi orangtua dalam pembuatan makanan khusus anak autis, karena anak autis tidak bisa makan dalam kondisi sembarangan ," katanya.

Kedepannya PLA Babel akan melakukan MOU dengan rumah sakit jiwa terkait penanganan khusus anak, agar mampu memaksimalkan pendampingan dan kesembuhan anak-anak.

Sementara itu, Wahyu Kurniawan M.Psi.Psikolog selaku Asessor PLA menuturkan bahwa acara ini adalah sebagai langkah antisipasi kepada orangtua agar mampu menjaga pola makan anak. " Puasa dan lebaran agak sedikit sulit untuk mengontrol anak karena makanan yang sering disajikan beragam ," tutur Wahyu

Selaku Narasumber Marona S.Psi dan Ratna S.Psi menyampaikan, makanan yang wajib dihindari antara lain makanan dari bahan gandum dan terbuat dari susu sapi. Orangtua wajib menjaga diet makanan sehingga anak kedepan bisa lebih teratur, terkondisi. Susu sapi dan gandum dihindari dikarenakan mengandung zat peptid dan morfin diotak.

Dalam kesempatan ini Adetalia selaku Koordinator Bidang Keterapian mengungkapkan bahwa selama bulan Ramadhan jadwal terapi agak sedikit dirubah dan dikurangi, " Biasanya jam terapi 1 sesi selama 60 menit berubah menjadi 40 menit ," Ungkapnya.

Loading...


Penulis  : Arie
Editor    : Angga S
Sumber : Klikbabel.com