• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


SMAN 1 Sungailiat Gunakan Anggaran Pendidikan Semestinya

Selasa, 02 Mei 2017 | 21:45 WIB
Zudi Hadiono, Tenaga Pengajar SMAN 1 Sungailiat (Rama/klikbabel)
Loading...

Klikbabel.com, Sungailiat - Besaran anggaran pendidikan di Babel yang mencapai 700 milyar dari APBD Bangka belitung tahun 2017, hal itu menjadi harapan tersendiri dari geliat dunia pendidikan di provinsi Bangkabelitung.

Hal tersebut juga menjadi harapan dan keinginan dari aparatur pelaksana pendidikan yang ada di Kabupaten Bangka. Zudi Hadiono salah seorang tenaga pelajar (Guru) yang bertugas di SMA Negeri 1 Sungailiat. Ia mengatakan, alokasi dana yang mereka terima saat ini, setelah diambil alih, sekolah selalu mengikuti prosedur dari pihak provinsi, baik itu tata cara penyaluran dana, waktu penyaluran dan lainnya.

''Setelah diambil alih provinsi untuk prosedur pihak kami mengikuti prosedur yang ditetapkan pemerintah,''jelasnya ketika ditemui klikbabel.com (2/5/2017).

Dikatakannya lagi, mengenai besaran dana yang diterima juga mengikuti apa yang dibutuhkan pihak sekolah ketika diusulkan. Pihak sekolah mendata apapun kekurangan yang harus dipenuhi, setelah itu diusulkan dan akan difasilitasi dengan beberapa aturan dari provinsi.

''Kita usulkan, dan akan dipelajari nantinya oleh mereka (provinsi) setelah disetujui nantinya baru disalurkan,''ungkapnya.

Sementara itu, ketika ditanyai tentang apa saja yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Zudi mengatakan untuk saat ini fasilitas pendukung proses belajar mengajar di sekolahnya sudah memadai dan hanya beberapa peralatan yang sudah rusak, seperti beberapa proyektor, serta papan tulis.

Ditambahkannya lagi, untuk masalah jalannya penyaluran dana setelah diambil alih provinsi, dikatakan Zudi memang ada sedikit keterlambatan dalam penyaluran dana, serta menurutnya komunikasi dari pihak provinsi ke pihak sekolah juga dianggap kurang, dibandingkan ketika alokasi dana masih dipegang pemerintah daerah.

''Sejauh ini, keterlambatan terjadi tentang penyaluran dana, dan mereka (provinsi) kurang berkomunikasi dengan sekolah,'' Tutupnya.

Loading...


Penulis  : Kms.Ramandha
Editor    : Angga S
Sumber : klik babel