• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Aktivis Lingkungan Desak Penambangan Bukit Kukus Dihentikan

Jumat, 21 April 2017 | 22:04 WIB
Warga desa Pal 3 Desa Belo Laut Kecamatan Muntok, Bangka Barat, menggelar aksi menolak Penambangan Bukit Kukus. Foto diambil tanggal 10 Maret 2017 dari puncak Bukit Kukus. (foto: muri/klikbabel)

Kami akan melaporkan permasalahan tersebut ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

 

Klikbabel.com, Pangkalpinang – Pro Kontra terkait rencana penambangan Bukit Kukus yang terletak di Desa Pal 3, Kabupaten Bangka Barat (Babar) membuat Ketua Umum Gerakan Mayarakat Peduli Lingkungan (Gempa) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Aditia Pratama angkat bicara. Pihaknya menyayangkan pernyataan Bupati Bangka Barat yang lebih condong mendukung peledakan daripada mendengarkan aspirasi masyarakat.

"Sebagai seorang Bupati seharusnya beliau lebih berpihak kepada masyarakat, bukan malah memberikan lampu hijau untuk meledakkan bukit Kukus," ungkap Adit.

Dijelaskan Adit, dari pendekatan ilmu apapun, penambangan Bukit Kukus lebih banyak menimbulkan mudhorat daripada manfaatnya.

"Kalau memang nanti direkomendasikan peledakan dan Bupati mengeluarkan izin penambangan, maka kami akan melaporkan permasalahan tersebut ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," tandasnya.

Adit mengingatkan betapa pentingnya Bukit Kukus dalam menjaga keseimbangan alam di Bangka Barat, sehingga bila dilakukan penambangan akan berdampak negatif bagi ekosistem.

"Masih banyak cara lain untuk meningkatkan PAD, dan yang menjadi pertanyaan, seberapa besar sumbangsinya terhadap pendapatan Babar. Penambangan Timah yang sudah ratusan tahun tidak membuat PAD Babar naik signifikan. Kesehatan masih tetap harus bayar, serta sekolahpun hingga kini masih harus bayar," tukasnya.

Adit mendesak kepada Bupati untuk mempertimbangkan kembali niatnya memberikan izin peledakan Bukit Kukus, "DPRD harus mendengarkan keluh kesah masyarakatnya, bukan malah ikut-ikutan mendukung," tutup lulusan Teknik Lingkungan tersebut.



Penulis  :
Editor    :
Sumber : Klik Babel